Kamis, 02 Mei 2013

Perpuluhan—Apakah Perlu?


Pandangan Alkitab

 

SEKRETARIS keuskupan Anglikan di Afrika Selatan merasa kuatir. Gerejanya dilanda krisis keuangan yang membuat sulit untuk membayar para pendeta. Jalan keluar yang ia berikan, Menandaskan perpuluhan kepada kaum awam.

Tetapi apa sebenarnya perpuluhan itu? Beberapa orang berpendapat perpuluhan adalah memberikan ”sepersepuluh bagian dari seluruh penghasilan yang anda terima” untuk tujuan-tujuan keagamaan. Walaupun cara menghitung perpuluhan berbeda dalam tiap agama, banyak pendeta berpendapat bahwa perpuluhan perlu digalakkan. ”Sayang sekali kita tidak lebih banyak menekankan perlunya memberi perpuluhan,” kata seorang imam Katolik di Afrika. Dalam sebuah artikel majalah mengenai cara mengatasi kemiskinan dengan menjadi rekan Allah, Gereja Allah Sedunia mengatakan, ”Untuk memulai hubungan anda dengan Allah, anda pertama-tama harus mentaati hukum Allah berkenaan perpuluhan.” Artikel itu menambahkan bahwa mereka yang tidak berbuat demikian ”mencuri sesuatu dari Allah”.

Selasa, 23 April 2013

DALAM DUNIA BARU MENAKJUBKAN YANG YAHWEH BUAT.






( Yesaya 54:13 : "Semua anakmu akan menjadi murid Yahweh, dan besarlah kesejahteraan mereka." )

Uraian :

Setelah perang Allah yang bersifat membersihkankan manusia fasik di ARMAGEDON, apa yang selanjutnya akan terjadi ?

Pada waktu itu suatu era baru yang gemilang akan dimulai. Orang2 yang selamat melewati Armagedon, yang telah membuktikan loyalitas mereka kepada pemerintahan Allah, akan di bawa masuk ke dalam dunia baru itu.

Sungguh suatu priode baru yang mendebarkan dalam sejarah seraya manfaat2 yang menakjubkan mengalir dari Allah kepada keluarga manusia !

Senin, 22 April 2013

YEHUWA




[bentuk kausatif imperfek dari kata kerja Ibr., ha·wah′ (menjadi); artinya ”Ia Menyebabkan Menjadi”].
Nama pribadi Allah. (Yes 42:8; 54:5) Meskipun dalam Alkitab Allah disebut dengan berbagai gelar deskriptif, misalnya ”Allah”, ”Tuan Yang Berdaulat”, ”Pencipta”, ”Bapak”, ”Yang Mahakuasa”, dan ”Yang Mahatinggi”, kepribadian serta sifat-sifat-Nya—siapa dan apa sebenarnya Dia—sepenuhnya terangkum dan dinyatakan dalam nama pribadi ini saja.—Mz 83:18.
Pelafalan yang Benar untuk Nama Ilahi. ”Yehuwa” adalah pelafalan nama ilahi yang paling banyak dikenal dalam bahasa Indonesia, meskipun ”Yahweh” lebih disukai oleh kebanyakan pakar bahasa Ibrani. Dalam manuskrip-manuskrip Ibrani tertua, nama itu ditulis dengan empat konsonan, yang umumnya disebut Tetragramaton (dari kata Yunani te·tra-, artinya ”empat”, dan gram′ma, ”huruf”). Keempat huruf itu (ditulis dari kanan ke kiri) adalah יהוה dan transliterasinya dalam bahasa Indonesia adalah YHWH.
Jadi, kita mengetahui huruf-huruf konsonan Ibrani nama itu. Namun pertanyaannya: Huruf-huruf vokal apa yang harus dipadukan dengan huruf-huruf konsonan itu? Penanda bunyi vokal baru digunakan dalam bahasa Ibrani pada paruh kedua milenium pertama M. (Lihat IBRANI, BAHASA [Abjad dan Tulisan Ibrani].) Lagi pula, oleh karena adanya takhayul keagamaan yang muncul beberapa abad sebelumnya, penanda bunyi vokal yang terdapat dalam manuskrip-manuskrip Ibrani tidak dapat dijadikan petunjuk untuk menentukan huruf-huruf vokal apa yang seharusnya tertera dalam nama ilahi.

Selasa, 12 Maret 2013

Mengapa Yesus Adalah Guru Agung?


Pasal 1


 


LEBIH dari dua ribu tahun yang lalu, lahirlah seorang anak yang sangat istimewa, yang kemudian tumbuh menjadi tokoh terbesar sepanjang masa. Pada zaman itu, tidak ada orang yang mempunyai pesawat terbang atau mobil. Tidak ada televisi, telepon, maupun komputer.


Anak itu dinamai Yesus. Ia menjadi orang yang paling berhikmat yang pernah hidup di bumi. Yesus juga menjadi guru yang paling hebat. Ia menjelaskan hal-hal yang sulit dengan cara yang mudah dimengerti.

Minggu, 24 Februari 2013

Tebusan


TEBUSAN


Harga yang dibayarkan untuk membeli kembali atau membebaskan dari suatu kewajiban atau keadaan yang tidak diinginkan. Gagasan dasar ”tebusan” adalah harga yang menutup (seperti pembayaran untuk menutup kerugian atau untuk memenuhi keadilan), sedangkan ”penebusan” menandaskan pembebasan sebagai hasil tebusan yang dibayarkan. Harga tebusan yang paling penting ialah darah Yesus Kristus yang dicurahkan, yang memungkinkan keturunan Adam dibebaskan dari dosa dan kematian.

Berbagai kata Ibrani dan Yunani yang diterjemahkan menjadi ”tebusan” dan ”menebus” memiliki persamaan intrinsik, yaitu gagasan bahwa suatu harga, atau sesuatu yang bernilai, diberikan untuk menebus atau membebaskan. Gagasan tentang pertukaran, maupun kesepadanan, kesamaan nilai, atau penggantian, umumnya terkandung dalam semua kata tersebut. Maksudnya, satu hal diberikan sebagai pengganti hal lain, sehingga memenuhi tuntutan keadilan dan menghasilkan keseimbangan.—Lihat RUKUN, MERUKUNKAN.

Minggu, 17 Februari 2013

RAHASIA DIBALIK PENGUNDURAN DIRI PAUS BENEDIKTUS KE-IX




Seorang peneliti Saudi mengungkapkan dalam perbandingan agama, kristenisasi dan urusan Vatikan, Direktur Essam.
Alasan sebenarnya Paus Vatikan yang mengumumkan niatnya untuk mengundurkan diri, yang mengguncang komunitas Katolik di seluruh dunia, sebagai Paus pertama kali yg mengundurkan diri sejak 6 abad yang lalu.
Melalui akun nya di twitter mengungkapkan apa yg tersingkap dari faktor faktor sebenarnya, pengunduran diri Paus Benediktus yg ke 16 ini disiarkan pertama kalinya. Dia mengatakan, penyebab utama penguduran diri Paus adalah setelah terjadinya kekacauan dari kalangan gereja Vatikan, terhadap Injil Lama yg di dalamnya terdapat Nama Rasul Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassallam, yang sampai saat ini masih berada di Vatikan.

Senin, 21 Januari 2013

Menyelesaikan sengketa Universal untuk selamanya.








”[Yehuwa] ada di sebelah kananmu; Ia meremukkan raja-raja pada hari murkaNya.”—MAZMUR 110:5.

KEDAULATAN universal dari Pencipta langit dan bumi merupakan sengketa yang terpenting di hadapan manusia maupun malaikat. Tidak lama lagi, sengketa ini akan diselesaikan untuk selamanya, tetapi selama berabad-abad musuh-musuh Yehuwa telah menantang kedaulatan-Nya. Memang, penghancuran pada tahun 70 M. atas kota Yerusalem beserta baitnya yang dibaktikan kepada Yehuwa, bisa jadi telah menimbulkan keraguan atas sifat universal dari kedaulatan sang Pencipta. Meskipun demikian, ada alasan kuat mengapa Yehuwa ketika itu memilih untuk tidak menjadi Allah pejuang demi kepentingan Israel jasmani.

2
Apa alasannya? Pada waktu itu Allah Yehuwa telah mengalihkan perkenan-Nya kepada suatu bangsa baru, Israel rohani, yaitu sidang dari Yesus Kristus yang disebut oleh rasul Paulus sebagai ”Israel milik Allah”. (Galatia 6:16) Tetapi, sebegitu jauh, sepanjang apa yang disebut zaman Kristen, Yehuwa belum pernah berperang bagi Israel rohani sebagai Allah pejuang dengan cara yang sama sebagaimana Ia berperang bagi Israel jasmani di bawah perjanjian Hukum Musa. Ia bahkan membiarkan tentara Roma, atas hasutan orang Yahudi, membunuh Yesus pada tiang siksaan di Golgota. Itu terjadi 37 tahun sebelum penghancuran kedua dari Yerusalem oleh orang Roma, pada tahun 70 M.